Kesehatan

Ambroxol – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

6
×

Ambroxol – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Share this article
ambroxol
ambroxol

Informasi Lengkap Tentang Ambroxol

Ambroxol adalah salah satu obat yang sering digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan, khususnya batuk berdahak. Obat ini dikenal dengan nama lengkap ambroxol hydrochloride atau ambroxol HCI. Fungsi utamanya adalah sebagai mukolitik, yaitu obat pengencer dahak. Dengan cara mengencerkan lendir di saluran pernapasan, ambroxol membantu melegakan tenggorokan dan mempermudah pengeluaran dahak saat batuk.

Manfaat Ambroxol

Ambroxol memiliki beberapa manfaat utama dalam pengobatan gangguan pernapasan. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Mengencerkan dahak yang kental.
  • Meredakan batuk akibat penumpukan lendir di paru-paru atau saluran bronkial.
  • Diindikasikan untuk kondisi seperti bronkitis, bronkitis asmatik, bronkiektasis, dan emfisema (penyakit paru obstruktif kronis).

Selain itu, ambroxol juga memiliki efek anestesi ringan yang dapat meredakan nyeri pada tenggorokan atau faringitis. Selain itu, ambroxol juga memiliki efek antioksidan yang bermanfaat melindungi paru-paru dari kerusakan akibat stres oksidatif selama peradangan terjadi.

Penggunaan Ambroxol untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Penggunaan ambroxol pada ibu hamil harus dilakukan dengan hati-hati. Obat ini hanya boleh digunakan jika manfaatnya lebih besar daripada risiko bagi janin. Sementara itu, bagi ibu menyusui, ambroxol bisa terserap ke dalam ASI. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Bentuk Obat dan Cara Penggunaan

Ambroxol tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. Untuk penggunaan yang tepat, pastikan untuk mengikuti petunjuk dokter. Berikut adalah cara penggunaannya:

  • Konsumsi obat sesuai resep dokter atau di bawah pengawasan medis.
  • Jangan menggerus atau mengunyah tablet tanpa anjuran dokter.
  • Untuk sirup, kocok botol sebelum digunakan dan gunakan sendok takar agar dosis sesuai.
  • Jika jadwal minum obat terlewat, konsumsi sesuai jadwal berikutnya. Jangan menggandakan dosis tanpa sepengetahuan dokter.
  • Penggunaan untuk ibu hamil, menyusui, serta anak di bawah usia 2 tahun harus didiskusikan dengan dokter terlebih dahulu.
  • Simpan produk obat dalam ruangan tertutup dengan suhu ruang, serta jauh dari jangkauan anak-anak.
  • Jika tidak kunjung sembuh dalam waktu 3 hari setelah menggunakan obat, lakukan konsultasi ulang ke dokter.

Dosis Ambroxol

Dosis ambroxol bervariasi tergantung usia dan kondisi kesehatan pasien. Berikut adalah dosis umum:

  • Dewasa: Dosis harian 30 mg (1 tablet) hingga 120 mg (4 tablet), dibagi dalam 2 hingga 3 dosis.
  • Anak-anak:
  • Usia 2 tahun: ½ sendok teh sirup, 2 kali sehari.
  • Usia 2-5 tahun: ½ sendok teh sirup, 3 kali sehari.
  • Usia di atas 5 tahun: 1 sendok teh sirup, 2-3 kali sehari.

Efek Samping Ambroxol

Penggunaan ambroxol bisa memicu efek samping, terutama jika digunakan tanpa aturan atau dalam jangka panjang. Beberapa efek samping yang mungkin muncul antara lain:

  • Rasa tidak nyaman di perut (dispepsia).
  • Mual dan muntah.
  • Perut terasa mulas dan diare.
  • Hipestesia (mati rasa).
  • Mulut dan tenggorokan terasa kering.

Jika efek samping yang lebih parah muncul dan berulang dalam jangka waktu panjang, segera hentikan pemakaian obat dan periksakan diri ke dokter.

Interaksi Obat dengan Ambroxol

Ambroxol bisa bereaksi dengan obat-obatan lain yang dikonsumsi bersamaan. Beberapa contohnya adalah cefuroxime, doksisiklin, eritromisin, dan amoksisilin. Sebaiknya beri tahu dokter jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan lain, baik itu obat resep, non resep, herbal, maupun suplemen.

Kontraindikasi Ambroxol

Ambroxol tidak boleh digunakan oleh orang-orang dengan kondisi-kondisi berikut:

  • Memiliki riwayat reaksi alergi terhadap ambroxol atau zat lain dalam komposisi obat ini.
  • Pasien dengan riwayat ulkus peptikum atau masalah gastrointestinal lainnya. Ambroxol harus digunakan dengan hati-hati karena dapat meningkatkan produksi lendir lambung.
  • Ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Ambroxol tidak dianjurkan kecuali atas anjuran dokter yang telah mempertimbangkan manfaat dan risikonya.

Penyebab dan Pencegahan Batuk Berdahak

Batuk berdahak biasanya disebabkan oleh penumpukan lendir di saluran pernapasan. Hal ini bisa terjadi akibat infeksi virus atau bakteri, alergi, atau paparan polusi udara. Untuk mencegah batuk berdahak, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, menghindari paparan asap rokok, serta menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.

Tips untuk Mengatasi Batuk Berdahak

Beberapa tips yang bisa membantu mengurangi gejala batuk berdahak antara lain:

  • Minum air putih secara cukup untuk menjaga kelembapan saluran pernapasan.
  • Hindari makanan pedas atau berminyak yang bisa memperburuk iritasi tenggorokan.
  • Gunakan humidifier untuk menambah kelembapan udara di dalam ruangan.
  • Istirahat yang cukup untuk membantu sistem imun bekerja lebih efektif.

Konsultasi dengan Dokter

Ambroxol merupakan obat keras yang penggunaannya harus dengan resep dokter. Jika kamu butuh informasi lebih dalam, hubungi dan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Dokter akan memberikan dosis yang tepat dan mencegah efek samping yang mungkin terjadi.

Berikut adalah beberapa dokter yang bisa dihubungi:

  • dr. Bendy Dwi Irawan
  • dr. Rama Dani Putra
  • dr. Nuriati Harahap

Dokter-dokter ini telah berpengalaman dan mendapatkan penilaian baik dari pasien yang sebelumnya mereka tangani. Mereka tersedia selama 24 jam di Halodoc, sehingga kamu bisa melakukan konsultasi kapan saja dan dari mana saja.

Keuntungan Menggunakan Aplikasi Halodoc

Jika kamu membutuhkan obat ambroxol, kamu bisa mendapatkannya di Toko Kesehatan Halodoc. Produk kesehatannya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu repot ke luar rumah dan antre di apotek, kamu bisa mendapatkan obat yang dibutuhkan kapan pun dan di mana pun, dengan pengiriman cepat dalam 1 jam.

Pertanyaan Umum tentang Ambroxol


  1. Apa itu ambroxol?
    Ambroxol adalah obat untuk mengencerkan dahak serta meredakan batuk berdahak akibat gangguan pernapasan.


  2. Apa itu ambroxol HCl?
    Ambroxol HCl (hidroklorida) adalah bentuk garam dari ambroxol yang berfungsi sebagai pengencer dahak, untuk mengatasi batuk berdahak atau gangguan pernapasan seperti bronkitis.

Kesimpulan

Ambroxol adalah obat yang berfungsi sebagai mukolitik atau pengencer dahak. Obat ini digunakan untuk mengatasi batuk berdahak dengan cara mengencerkan lendir yang kental di saluran pernapasan, sehingga dahak lebih mudah dikeluarkan. Penggunaannya harus sesuai resep dokter dan dengan hati-hati untuk menghindari efek samping yang mungkin terjadi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *